Pages

Tampilkan postingan dengan label Helvetica. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Helvetica. Tampilkan semua postingan

Helvetica Neue, Font Default iOS 7

Minggu, 15 September 2013




2013 Apple merilis iOS 7---pada saat tulisan ini di-publish, iOS masih versi beta. iOS 7 mengalami redesign yang drastis, sehingga menghasilkan user interface (UI) yang baru dan lebih light. Selain perubahan IU, perubahan yang paling mencolok lainnya adalah sistem font.

Sistem font atau font defaulf pada iOS juga berbeda-berbeda pada setiap model iPhone. iPhone original iPhone 3 dan iPhone 3GS menggunakan font Helvetica. iPhone 4 sistem fontnya Helvetica Neue. Saat peluncuran iOS 7, Apple memasang font super tipis, yaitu Helvetica Neue Ultra Light.


Helvetica

Senin, 16 Juli 2012


JIKA bertanya pada desainer grafis, mahasiswa desain komunikasi visual atau bertanya kepada pecinta seni desain, font apa yang paling populer dan berpengaruh di dunia desain? Kemungkinan besar mereka pasti menyebut font Helvetica. Ya, Helvetica menempati peringkat pertama dalam daftar "Best Fonts of All Time" menurut FontShop Germany. Dan untuk pertama kali sebuah font di dokumentasikan dalam sebuah film, 'Helvetica is an independent feature-length documentary film about typography and graphic design, centered on the typeface of the same name.'

Helvetica adalah font sans-serif yang dikembangkan oleh Max Miedinger bersama Eduard Hoffmann--- desainer huruf dari Swiss---tahun 1957 di Haas Type Foundery di Switzerland. Haas mendesain sans-serif typeface baru yang bisa bersaing di pasar Swiss. Tujuan desain baru itu untuk membuat typeface natural yang sangat jelas, tidak ada maksud intrinsik di bentuk itu, dan bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan typeface.

Tahun 1990, font Helvetica mecduduki peringkat teratas typeface yang paling banyak digunakan. Tapi setelah era digital, Microsoft mennggunakan typeface Arial untuk font default MS Office ketimbang Helvetica, sehingga nama Helvetica jadi menciut. 

Sekilas Helvetica mirip dengan Arial, tapi kalau diperhatikan saksama terdapat perbedaan-perbedaan pada kedua typeface tersebut:

  • Coretan Helvetica secara khas memotong secara horizontal dan secara vertikal. Sangat terlihat pada huruf t, r, f, dan C. Sedangkan Arial menggunakan coretan yang miring.
  • Huruf G pada Helvetica tojokan kebawah, sedangkan pada Arial tidak.
  • Bagian atas huruf r yang memiring berbeda.
  • Nomer 1 di Helvetica mempunyai sudut kotak dibawah tonjokan bagian atas, sedangkan Arial berbentuk kurva.
  • Bentuk Q di Helvetica mempunyai bentuk cross yang lurus, sedangkan di Arial bentuk cross-nya langsing tipis seperti kurva.
Perusahaan terkenal yang menggunakan Helvetica untuk identitas dan logo perusahaan; Microsoft, at&t, Toyota, American Airline, Panasonic, Tupperware dll.